Nishaaj SN, seorang pemurung, dan menulis puisi pada hari-hari terberatnya. Sempat menjadi jurnalis sebagaimana keinginannya, dan menyaksikan wajah media massa yang muram sebelah.
Nishaaj SN, seorang pemurung, dan menulis puisi pada hari-hari terberatnya. Sempat menjadi jurnalis sebagaimana keinginannya, dan menyaksikan wajah media massa yang muram sebelah.
Komentarnya bisa dibaca siapa saja, tapi menulis butuh akun.
MasukBaca yang lain
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!