Kamu sedang membaca sebagai tamu. Masuk untuk memberi vote, menyukai, menyimpan, dan berkomentar.
MasukBEL TERAKHIR 마지막 종 Sepuluh tahun setelah Hari Hitam menghancurkan Korea Selatan, dunia tidak lagi menjadi tempat bagi manusia. Virus Geom telah mengubah jutaan manusia menjadi mayat hidup. Kota-kota runtuh. Pemerintah menghilang. Militer kalah. Yang tersisa hanyalah kelompok-kelompok kecil penyintas yang hidup di balik tembok, berharap hari berikutnya tidak menjadi hari terakhir mereka. Di lereng Bukhansan, utara Seoul, Sekolah Guryong masih berdiri. Sekolah itu bukan lagi tempat belajar. Ia telah berubah menjadi benteng terakhir bagi sekitar 140 manusia yang menolak mati. Yoon Ji-ho berusia tujuh belas tahun. Sepuluh tahun lalu, dia hanyalah seorang anak berusia tujuh tahun yang menyaksikan dunia runtuh dari dalam sekolahnya sendiri. Sekarang dia menjadi salah satu pencari pasokan dan penjaga Guryong. Dia tahu bagaimana zombie bergerak, bagaimana mereka berburu, dan bagaimana manusia berubah ketika persediaan makanan mulai habis. Ji-ho tahu satu aturan yang tidak boleh dilanggar: "Jangan pernah menganggap zombie sebagai manusia." Karena zombie tidak berpikir. Zombie tidak mengingat. Setidaknya, itulah yang dipercaya semua orang. Sampai suatu malam, Ji-ho bertemu dengan satu zombie yang tidak menyerangnya. Makhluk itu hanya berdiri di antara gerombolan. Menatapnya. Seolah-olah mengenalinya. Kemudian semuanya berubah. Zombie yang dahulu lambat mulai berlari. Ada yang belajar memanjat. Ada yang menunggu dalam kegelapan. Bahkan ada yang mulai mengatur gerombolan seperti seorang pemimpin. Dan di antara mereka, beredar sebuah rumor tentang sesuatu yang seharusnya tidak mungkin ada. YANG MENGINGAT. Sesuatu yang masih menyimpan serpihan ingatan dari kehidupan manusianya. Sesuatu yang tahu nama Ji-ho. Sesuatu yang mungkin memiliki hubungan dengan seseorang yang sudah sepuluh tahun dianggap mati. Ketika tembok Guryong mulai retak, Ji-ho harus menghadapi dua pertanyaan yang lebih menakutkan daripada kematian: Siapa yang sebenarnya memimpin para zombie? Dan jika orang yang dia cintai masih hidup di antara mereka... apakah dia sanggup membunuhnya? Sepuluh tahun setelah bel sekolah terakhir berbunyi, sebuah bel kembali terdengar. Dan kali ini, bukan manusia yang menunggu di balik gerbang. Bel terakhir telah berbunyi. Pertarungan untuk bertahan hidup baru saja dimulai.


Belum ada komentar. Jadi yang pertama!