Bocah Bingung

0 dibaca

A

 Bocah Bingung


Dalam dunia kecilku yang cerah dan penuh warna,

Aku berlari-lari dengan riang, tak kenal lelah.

Namun setiap kali aku nakal, Ibu marah-marah,

Aku hanya ingin bermain, tak paham kenapa salah.

Mengapa kesalahanku berujung pada luka,

Air mataku jatuh, hatiku terasa beku.


Ibu, aku hanya ingin tahu dunia ini,

Tanganku kecil menyentuh, kadang tak terkendali.

Tapi mengapa setiap kali salah, kau menghukumku begini,

Dengan pukulan dan omelan, hatiku jadi sepi.

Aku ingin mendengar tawa, bukan suara tinggi,

Rinduku pada kasih sayangmu, tanpa amarah dan nyeri.


Aku coba pahami, dalam diam dan sunyi,

Mencari arti di balik tatapan marahmu yang tajam.

Tapi aku hanyalah anak kecil, bingung dan sendiri,

Tak mengerti mengapa cintamu terkadang jadi kelam.

Apakah salahku begitu besar, hingga harus begini,

Aku hanya ingin dipeluk, bukan dijauhi.


Di malam sepi, aku berdoa dalam hati kecilku,

Semoga esok hari Ibu tersenyum dan lembut.

Aku janji akan berusaha lebih baik, walau kadang susah,

Karena aku hanya ingin merasa dicintai tanpa takut.

Di pelukanmu aku ingin merasakan damai,

Bukan rasa sakit yang membuatku terpuruk.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Komentarnya bisa dibaca siapa saja, tapi menulis butuh akun.

Masuk