Pelipur Lara dalam Cahaya Ilahi
Dalam sepi malam, Tuhan hadir berbisik,
Menyentuh hati yang dulu terluka, teriris.
DiberiNya hikmah dalam setiap detik,
Mengajarkan kita arti dari tangis.
Di bawah langit luas, perjalanan berlanjut,
Merangkai cerita dengan tinta air mata.
Dalam derita, kebijakan tumbuh membuncah,
Menyapu pedih, menjadi pribadi paripurna.
Pelajaran hidup, bagai mentari terbit,
Menghapus kegelapan, menghangatkan jiwa.
Dari kelam, lahirlah cahaya berseri,
Membimbing langkah, menuju bahagia.
Kini diri menjadi lebih kuat, lebih bijak,
Tuhan selalu dekat, menghapus derita.
Dengan hati yang pulih, tegap dalam langkah,
Menyambut hari baru, penuh cinta dan makna.














Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!