Kamu sedang membaca sebagai tamu. Masuk untuk memberi vote, menyukai, menyimpan, dan berkomentar.
MasukKetika hidup hanya tentang penderitaan bukankah lebih baik untuk diakhiri? Setidaknya itulah semboyan dari kelima orang yang bergabung menjadi satu grup yang bernama “Squad Menolak Hidup”. Mereka berlima bergabung dan merencanakan tanggal ketika mereka berlima memilih untuk mengakhiri hidupnya. Namun, sebelum itu mereka memilih untuk menjalani satu misi yaitu “Tidak ada lagi penyesalan sesudah kematin”. Dimana mereka mulai berani untuk menakhlukan hidup yang dianggapnya tidak mudah, menjalani runtinitas yang berbeda, dan menunjukkan diri mereka yang sebenarnya. Bagaimana kah kelanjutan cerita mereka berlima? Apakah mereka memilih kematian untuk mengubur seluruh penderitaan mereka? Atau sebaliknya?


Belum ada komentar. Jadi yang pertama!