Kamu sedang membaca sebagai tamu. Masuk untuk memberi vote, menyukai, menyimpan, dan berkomentar.
MasukDi titik terendah hidupnya, saat keputusasaan hampir merenggut seluruh sisa semangatnya, Anna Caroline mendadak dijemput oleh sang ibu dan dilemparkan ke dalam sebuah keluarga baru yang serba asing. Di rumah barunya yang megah namun dingin itu, Anna mengira dia hanya akan menjadi bayang-bayang. Sampai akhirnya, dia bertemu dengan Lucanne Lune—pria asing yang kini menyandang status sebagai kakak tirinya. Lune adalah teka-teki. Dingin, tak tersentuh, namun perlahan menjadi satu-satunya perlindungan bagi Anna di dunia barunya. Tanpa sadar, batas antara saudara dan sepasang kekasih mulai mengabur. Anna melakukan kesalahan terbesar dalam hidupnya: dia terlanjur jatuh cinta pada kakaknya sendiri. "Dia adalah pelindungku, sekaligus kehancuranku. Seharusnya aku tahu, mencintainya adalah cara paling instan untuk menghancurkan diriku sendiri." — Anna Caroline Namun, takdir menampar Anna dengan keras tepat saat perasaannya tenggelam terlalu dalam. Tanpa peringatan, Lune mengumumkan pertunangannya dengan Aruna—seorang wanita sempurna, cantik, yang ironisnya adalah kakak dari teman sekampus Anna sendiri. Pengumuman itu tidak hanya mematahkan hati Anna, tapi juga menguliti kewarasannya. Anna terombang-ambing dalam dilema yang menyiksa. Di satu sisi, akal sehatnya menjerit bahwa Lune adalah kakaknya dan perasaan tabu ini harus segera dibunuh. Di sisi lain, jantungnya menolak berbohong setiap kali mata mereka saling beradu. "Jangan menatapku seperti itu, Anna. Ingat posisi kita di rumah ini." — Lucanne Lune Di antara senyum bahagia Lune bersama tunangannya dan rahasia kelam yang mulai menggerogoti rumah mereka, Anna dihadapkan pada pilihan terakhir yang krusial. Apakah dia harus bertahan dan membiarkan dirinya hancur berkeping-keping di dalam rumah itu? Ataukah melarikan diri menjauhi Lune adalah satu-satunya cara untuk menyelamatkan sisa hatinya, bahkan jika itu berarti dia harus kehilangan segalanya lagi? Saat cinta berubah menjadi dosa yang manis, bisakah Anna memilih jalan yang benar?


Belum ada komentar. Jadi yang pertama!