Penawar

1 dibaca

A

Penawar


Kau hadir bagai mentari pagi,

Menyinari hati yang lama berselimut kelam.

Dengan kelembutan senyum dan kata murni,

Membawa harapan di setiap senja dan malam.


Dalam pelukanmu, kutemukan damai,

Bagai angin lembut yang menyentuh rerumputan.

Kau adalah penawar luka yang tak pernah usai,

Mengisi celah hati dengan kebahagiaan.


Kebaikanmu seperti hujan di musim kemarau,

Menyuburkan tanah yang kering kerontang.

Kau hadir dengan kasih yang selalu baru,

Membasuh jiwa yang dulu penuh duka dan perang.


Dengan sabar, kau tunjukkan jalan terang,

Membimbing langkahku yang sering tersesat.

Kau adalah bintang di malam tenang,

Memberi arah, meski langit tampak pekat.


Kini, di bawah naungan kasihmu yang tulus,

Kujalani hari dengan penuh syukur dan cinta.

Kau adalah sinar di tengah badai yang pupus,

Membawaku menuju hidup penuh makna.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Komentarnya bisa dibaca siapa saja, tapi menulis butuh akun.

Masuk